Iklan

Kamis, 20 Agustus 2026, 11.51.00 WIB
POLITIK

Jelang Musda, Golkar Aceh Singkil Kompak Usung Dulmusrid, Tolak Calon dari Non-Partai

Iklan

Pengurus DPD II Golkar Aceh Singkil

ACEH SINGKIL – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Aceh Singkil, jajaran pengurus DPD II Golkar Aceh Singkil mulai menunjukkan sikap tegas. Dalam rapat pleno, seluruh peserta sepakat mengusung Dulmusrid sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Singkil sekaligus menolak calon dari luar kader partai.


Kesepakatan yang diterima PENAACEH Kamis (20/8/2026) bahwa didalamnya dituangkan Keputusan Rapat Pleno DPD II Partai Golkar Aceh Singkil yang digelar di Kantor DPD II Golkar Aceh Singkil pada 10 Juni 2026. Rapat berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 14.40 WIB.


Rapat dihadiri Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPD II Golkar Aceh Singkil, pengurus pleno, pimpinan organisasi sayap, organisasi kemasyarakatan Hasta Karya tingkat kabupaten serta para Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) se-Aceh Singkil.


Dalam keputusan pleno, peserta rapat menyatakan sepakat mengusung Dulmusrid untuk maju dalam Musda XI. Dalam dokumen tersebut, Dulmusrid disebut sebagai fungsionaris atau pengurus DPD II Partai Golkar Aceh Singkil.


Sikap pengurus tak berhenti pada dukungan terhadap Dulmusrid. Rapat juga menegaskan bahwa rekomendasi Ketua DPD II Golkar Aceh Singkil hanya diberikan kepada fungsionaris atau pengurus Partai Golkar.


Dengan demikian, calon yang berasal dari luar Partai Golkar dinyatakan tidak akan mendapatkan rekomendasi dari DPD II Golkar Aceh Singkil. Sikap ini juga diamini para Ketua PK yang menyatakan dukungan kepada Dulmusrid.


Yang menarik, peserta pleno bahkan menyiapkan sikap penolakan apabila muncul diskresi untuk calon dari luar partai. Dalam keputusan rapat disebutkan, apabila dalam pelaksanaan Musda XI terdapat surat diskresi yang diberikan kepada calon Ketua DPD II Golkar Aceh Singkil dari luar partai, peserta rapat menyatakan akan menolak pelaksanaan Musda XI tersebut.


Sikap tersebut memperlihatkan bahwa persoalan calon ketua bukan sekadar perebutan dukungan, tetapi menyentuh soal arah dan kendali organisasi. Struktur DPD II Golkar Aceh Singkil secara terbuka menginginkan kepemimpinan partai tetap berasal dari kader internal.


Selain agenda Musda, rapat pleno juga membahas konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, pemutakhiran data Partai Golkar Aceh Singkil serta konsolidasi organisasi kemasyarakatan yang mendirikan maupun didirikan Partai Golkar.


Dengan keputusan pleno itu, Dulmusrid kini menjadi figur yang secara resmi didorong oleh peserta rapat untuk maju dalam Musda XI. Namun, dinamika politik internal Golkar Aceh Singkil masih akan ditentukan oleh tahapan dan mekanisme Musda serta keputusan organisasi di tingkat yang berwenang.

Close Tutup Iklan