Iklan

Kamis, 20 Agustus 2026, 13.13.00 WIB
ACEH SINGKIL

Breaking News, Mohd Ichsan Disebut-sebut Calon Kuat Sekda Aceh Singkil

Iklan

Mohd Ichsan S.STP.MSi

ACEH SINGKIL– Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Singkil kembali menghangat. Setelah sebelumnya sejumlah nama pejabat senior mulai mencuat, kini nama Mohd Ichsan S.STP, M.Si disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat yang dinilai layak dipertimbangkan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon.


Mohd Ichsan bukan nama baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Ia dikenal sebagai birokrat yang cukup lama mengabdi di daerah tersebut dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari camat, Kepala SKPK hingga Asisten I Setdakab Aceh Singkil.


Kariernya kemudian berlanjut di luar Pemkab Aceh Singkil. Mohd Ichsan diketahui menjadi ASN Pemerintah Aceh dan sempat mengabdi di lingkungan Sekretariat Baitul Mal Aceh. Belakangan, ia dipercaya membantu Pemerintah Kota Banda Aceh dan kini menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banda Aceh. Posisi tersebut juga dikonfirmasi dalam laman resmi DPMPTSP Banda Aceh.


Pengalaman panjang lintas pemerintahan itu membuat nama Ichsan kembali diperbincangkan di tengah persiapan pengisian jabatan Sekda Aceh Singkil. Bagi sebagian kalangan, pengalaman birokrasi di Aceh Singkil sekaligus pengalaman di level Pemerintah Aceh dan Pemko Banda Aceh menjadi modal tersendiri.


Nama Ichsan juga bukan sosok yang asing bagi publik Aceh Singkil. Ia tercatat pernah menjalankan tugas sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Aceh Singkil. Dalam dinamika pemerintahan daerah, ia juga pernah dipercaya menangani berbagai persoalan strategis, termasuk isu batas wilayah Aceh dengan Sumatera Utara.


Kemunculan nama Ichsan menambah panjang daftar figur yang sebelumnya sudah diberitakan PENAACEH dalam bursa calon Sekda Aceh Singkil. Sebelumnya, sejumlah nama seperti Faisal, Junaidi, dan Syam'un ikut mencuat sebagai figur yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menduduki kursi Sekda setelah Edi Widodo memasuki masa pensiun pada Desember 2026.


Dengan semakin banyaknya nama yang bermunculan, pertarungan menuju kursi Sekda Aceh Singkil diperkirakan tidak sekadar soal siapa paling senior. Rekam jejak, pengalaman birokrasi, kemampuan mengelola pemerintahan, serta kemampuan membangun komunikasi dengan kepala daerah dan DPRK akan menjadi faktor penting.


Bagi Bupati Safriadi Oyon, pilihan Sekda tentu bukan perkara sederhana. Sekda merupakan jabatan strategis yang menjadi motor administrasi pemerintahan sekaligus penghubung antara kepala daerah, perangkat daerah, DPRK dan berbagai pemangku kepentingan.


Karena itu, jika nama Mohd Ichsan benar-benar masuk radar kandidat, persaingan bursa Sekda Aceh Singkil dipastikan semakin menarik. Apalagi Ichsan memiliki satu modal yang tidak dimiliki semua kandidat: pengalaman panjang di Aceh Singkil sekaligus pengalaman bekerja di luar daerah.


Namun, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Bupati Aceh Singkil maupun Mohd Ichsan mengenai pencalonan tersebut. Proses resmi pengisian jabatan Sekda tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Bursa Sekda pun kini semakin terbuka. Setelah sebelumnya muncul nama-nama birokrat dari internal Pemkab Aceh Singkil, Mohd Ichsan datang sebagai nama lama yang kembali mencuat—dengan pengalaman baru dan rekam jejak birokrasi yang lebih panjang.

Close Tutup Iklan