Iklan

Selasa, 04 Agustus 2026, 14.41.00 WIB
ACEH SINGKIL

Dua Hari Air PDAM Tak Mengalir di Simpang Kanan Aceh Singkil, Warga Keluhkan Layanan

Iklan

Ilustrasi 

Aceh Singkil – Gangguan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali dikeluhkan masyarakat. Kali ini, warga di wilayah Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, mengaku sudah dua hari tidak mendapatkan aliran air bersih dari jaringan PDAM.

Kondisi tersebut membuat warga bertanya-tanya. Pasalnya, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab terhentinya aliran air tersebut.

"Ya, sudah dua hari ini, gak tahu kenapa," kata Jahruddin, warga Simpang Kanan, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, terhentinya pasokan air PDAM cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang digunakan warga untuk berbagai keperluan sehari-hari.

Gangguan layanan selama dua hari tentu bukan persoalan kecil bagi masyarakat yang bergantung pada jaringan PDAM. Apalagi jika gangguan tersebut terjadi tanpa adanya pemberitahuan atau informasi resmi kepada pelanggan.

PDAM Diminta Jangan Diam

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi manajemen PDAM Tirta Singkil. Masyarakat sebagai pelanggan tentu berhak mendapatkan informasi yang jelas ketika terjadi gangguan pelayanan.

PDAM diharapkan segera turun ke lapangan untuk memastikan penyebab terhentinya aliran air di wilayah Simpang Kanan.

Apakah persoalannya terjadi pada sumber air baku, jaringan distribusi, pompa, kebocoran pipa, gangguan listrik atau persoalan teknis lainnya, semestinya segera dijelaskan kepada masyarakat.

Jangan sampai pelanggan hanya mengetahui air tidak mengalir dari keran rumah, sementara penyebab dan kapan layanan kembali normal tidak diketahui.

Terlebih, persoalan pelayanan air bersih bukan sekadar persoalan teknis perusahaan. Bagi masyarakat, air merupakan kebutuhan pokok yang menyangkut aktivitas rumah tangga dan kesehatan.

Karena itu, PDAM diminta tidak menunggu keluhan warga semakin meluas. Perbaikan harus segera dilakukan apabila memang terdapat kerusakan jaringan atau gangguan teknis.

Jangan Sampai Pelanggan Terus Dirugikan

Jika gangguan memang tidak dapat dihindari, PDAM setidaknya harus menyampaikan informasi secara terbuka kepada pelanggan mengenai penyebab gangguan dan perkiraan waktu normalisasi.

Transparansi menjadi penting agar masyarakat tidak dibuat bertanya-tanya.

Apalagi PDAM merupakan badan usaha yang memberikan pelayanan publik. Ukuran keberhasilannya bukan hanya soal administrasi perusahaan, tetapi juga seberapa baik masyarakat mendapatkan air bersih yang menjadi hak pelayanan mereka.
Close Tutup Iklan