Iklan
![]() |
| Zaini Abdullah, Abu Doto (Istimewa) |
Banda Aceh - Kabar duka datang dari Aceh. Mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017, Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (13/6/2026).
Kepergian Abu Doto menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Sosok yang dikenal sebagai dokter, pejuang, sekaligus politisi itu memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Aceh, terutama dalam proses perdamaian yang mengakhiri konflik berkepanjangan di Tanah Rencong.
Informasi wafatnya Abu Doto dengan cepat menyebar di berbagai kalangan masyarakat. Ucapan belasungkawa mengalir dari tokoh politik, mantan pejabat, hingga masyarakat yang mengenalnya sebagai figur yang sederhana dan dekat dengan rakyat.
Zaini Abdullah lahir di Kabupaten Pidie pada 24 April 1940. Sebelum terjun ke dunia politik, ia meniti karier sebagai dokter dan kemudian aktif dalam perjuangan politik Aceh. Namanya dikenal luas sebagai salah satu tokoh penting Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang terlibat dalam berbagai proses diplomasi menuju perdamaian.
Perannya dalam proses perdamaian Aceh menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan hidupnya. Setelah tercapainya kesepakatan damai Helsinki pada 2005, Abu Doto ikut mengawal transisi politik Aceh menuju era yang lebih damai dan demokratis.
Pada Pilkada Aceh 2012, Zaini Abdullah terpilih sebagai Gubernur Aceh berpasangan dengan Muzakir Manaf. Keduanya memimpin Aceh selama lima tahun hingga 2017. Di masa kepemimpinannya, berbagai program pembangunan dan penguatan implementasi kekhususan Aceh menjadi fokus pemerintah daerah.
Dalam beberapa waktu terakhir, kondisi kesehatan Abu Doto dikabarkan menurun dan sempat menjalani perawatan medis. Namun, kabar wafatnya tetap mengejutkan banyak pihak yang selama ini mengikuti perkembangan kesehatannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga terkait lokasi persemayaman maupun jadwal pemakaman almarhum.
Kepergian Abu Doto meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Aceh. Bagi banyak kalangan, ia bukan hanya mantan gubernur, tetapi juga salah satu tokoh yang ikut membuka jalan bagi lahirnya perdamaian yang hingga kini terus dirasakan masyarakat Aceh.
Selamat jalan, Abu Doto. Jasa dan pengabdianmu untuk Aceh akan selalu dikenang.
.jpeg)
Tutup Iklan