Iklan

Jumat, 15 Mei 2026, 14.02.00 WIB
PIDIE

Baru Saja Selamat dari Maut, Korban Kecelakaan di Pidie Malah Dibebani Ganti Rugi Rp 5 Juta

Iklan

Sumber: BERITAKINI 

PIDIE - Musibah yang dialami seorang warga di Kabupaten Pidie menuai perhatian publik. Belum pulih dari kecelakaan yang nyaris merenggut nyawa, keluarga korban kini mengaku harus menghadapi beban baru berupa tagihan ganti rugi tiang listrik sebesar Rp5 juta.


Peristiwa itu terjadi di kawasan Caleu, Kecamatan Indrajaya, Pidie, beberapa waktu lalu. Mobil Toyota Avanza yang dikendarai korban dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga menabrak tiang listrik di pinggir jalan.


Akibat benturan keras tersebut, tiang listrik roboh dan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Korban sendiri harus menjalani perawatan medis setelah selamat dari insiden itu.

Namun di tengah kondisi sulit pascakecelakaan, keluarga korban mengaku didatangi pihak yang meminta pembayaran ganti rugi atas kerusakan tiang listrik tersebut.


Istri korban, Ainul, mengaku syok karena saat keluarga sedang fokus pada pengobatan dan pemulihan, mereka justru dihadapkan dengan tuntutan pembayaran jutaan rupiah.


“Suami saya masih sakit, kami lagi susah, tapi diminta bayar Rp5 juta,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari laporan media BERITAKINI.


Menurut pengakuannya, karena merasa iba dan tidak enak kepada petugas yang datang, ia sempat menyerahkan uang sekitar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu dari sisa biaya yang dimiliki keluarga saat itu.


Namun persoalan disebut belum berhenti. Keluarga korban mengaku masih terus diminta melunasi sisa pembayaran ganti rugi tersebut.

Bahkan, mereka mengklaim sempat mendapat ancaman kendaraan milik korban tidak bisa diambil dari bengkel apabila sisa uang belum diselesaikan.


Kisah ini langsung memantik simpati publik. Banyak warganet menilai keluarga korban seharusnya mendapat pendekatan yang lebih manusiawi, mengingat mereka baru saja mengalami musibah dan tekanan ekonomi akibat kecelakaan.


Di sisi lain, kerusakan fasilitas umum akibat kecelakaan memang dapat menimbulkan kerugian material. Namun publik berharap penyelesaian persoalan seperti ini tetap mengedepankan empati dan komunikasi yang baik terhadap korban.


Sementara itu, pihak PLN UP3 Sigli dikabarkan akan menelusuri lebih lanjut persoalan tersebut setelah kasus ini ramai menjadi perhatian masyarakat.


Sumber: BERITAKINI 

Close Tutup Iklan