Iklan

Jumat, 17 April 2026, 19.15.00 WIB
ACEH SINGKIL

Ruslan Daud Cek Abrasi di Pulo Sarok, Janji Kawal ke Pusat: “Ini Mendesak, Tak Bisa Dibiarkan”

Iklan

Ruslan Daud, anggota DPR RI Politisi PKB Turun ke Aceh Singkil, Cek Abrasi Yang Terjadi di Pulo Sarok kecamatan Singkil, Jum'at (17/4/2026).

Aceh Singkil – Abrasi pantai yang terus menggerus wilayah Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, akhirnya mendapat perhatian langsung dari pusat. Anggota DPR RI Komisi V, Ruslan Daud, turun ke lokasi, melihat sendiri bagaimana air laut perlahan mengikis daratan yang selama ini menjadi penyangga kehidupan warga.


Kunjungan itu bukan sekadar seremonial. Ruslan datang bersama perwakilan jajaran kementrian PUPR yakni pihak Balai Sumatera I, kemudian politikus PKB Aceh Singkil seperti Doni Maradona dan Sadri, serta didampingi unsur Pemerintah Kabupaten, mulai dari Wakil Bupati Aceh Singkil Hamzah Sulaiman kemudian, Asisten III Faisal, Plt Kadis PUPR Ali Karya, hingga sejumlah pejabat lainnya. Mereka menyisir titik-titik rawan, menyaksikan kondisi garis pantai yang kian tergerus.


Di hadapan rombongan, kondisi lapangan berbicara jelas: abrasi bukan lagi ancaman, tapi sudah menjadi kenyataan yang terus berlangsung.


“Ini sangat perlu menjadi perhatian serius. Saya akan suarakan ini ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait,” tegas Ruslan, Jumat (17/4/2026).


Sebagai anggota Komisi V yang membidangi infrastruktur dan pembangunan, Ruslan menilai penanganan abrasi di Pulo Sarok tak bisa lagi ditunda. Jika dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tapi juga berpotensi mengancam permukiman warga dan fasilitas publik di sekitar pesisir.


Ia pun meminta pemerintah daerah tidak hanya menunggu, tetapi segera bergerak cepat menyiapkan dokumen pendukung.“Saya minta proposalnya segera disiapkan. Ini harus dikawal penuh, jangan setengah-setengah,” ujarnya.


Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa perjuangan penanganan abrasi akan dibawa ke level nasional. Namun, di sisi lain, ini juga menjadi ujian bagi pemerintah daerah: seberapa cepat dan serius merespons peluang tersebut.


Sebab, tanpa kesiapan administrasi dan data yang kuat, peluang bantuan dari pusat bisa saja kembali menguap—sementara abrasi terus berjalan, tanpa menunggu keputusan birokrasi.

Close Tutup Iklan