Iklan
![]() |
| Photo Karikatur : Hidayat Riadi Manik Duduk Santai dengan Sri Lestari |
Aceh Singkil – Isu pergantian antar waktu (PAW) di tubuh Partai Hanura kian menguat. Nama Hidayat Riadi Manik santer disebut bakal menggantikan Sri Lestari sebagai anggota DPRK Aceh Singkil periode 2024–2029.
Kabar ini tak lagi beredar di ruang tertutup. Di kalangan elite politik lokal, isu tersebut sudah menjadi pembicaraan terbuka. Sejumlah anggota DPRK mengakui adanya wacana PAW, bahkan menyebut telah ada kesepahaman internal di tubuh partai terkait skenario pergantian itu.
Meski begitu, proses resmi belum juga terlihat. Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun, menegaskan hingga kini belum ada dokumen yang masuk ke lembaganya.
“Rumor itu memang ada, tapi sampai sekarang belum ada surat masuk ke DPRK untuk diproses lebih lanjut,” kata Amaliun, Rabu (15/4/2026).
Di tengah derasnya isu, Sri Lestari justru belum memberikan respons. Legislator dari dapil III (Gunung Meriah) itu belum menjawab upaya konfirmasi, baik melalui telepon maupun pesan singkat.
Sementara itu, Hidayat Riadi Manik yang juga Ketua DPC Hanura Aceh Singkil memilih irit bicara. Ia tak membantah isu yang beredar, namun juga tidak memberi kepastian.“Kalau di jawab sekarang blm bisa bg, karena semua butuh proses dan proses itu blm tentu juga di acc apa tidak” ujarnya singkat, Jumat (17/4/2026) kepada PENAACEH.
Jawaban normatif itu dinilai menguatkan sinyal bahwa dinamika internal partai memang sedang berjalan. Proses PAW sendiri diketahui harus melalui persetujuan DPP, sehingga belum bisa dipastikan kapan akan bermuara pada keputusan final.
Jika skenario ini benar bergulir hingga paripurna, dampaknya tak sekadar pergantian kursi. Hidayat Riadi Manik disebut-sebut berpeluang mengisi posisi Wakil Ketua I DPRK Aceh Singkil, seiring jatah kursi pimpinan yang dimiliki Hanura.
Secara politik, langkah ini dinilai strategis. Selain memperkuat posisi Hanura di parlemen, perubahan tersebut juga berpotensi memengaruhi pola komunikasi antara legislatif dan eksekutif, mengingat partai ini merupakan bagian dari koalisi pendukung Bupati dan wakil Bupati Safriadi Oyon–Hamzah Sulaiman, selain itu adanya hubungan darah antara Bupati dan Hidayat Riadi Manik.
Pada Pileg 2024, Hanura meraih tiga kursi di DPRK Aceh Singkil. Dengan komposisi 25 kursi dewan, raihan itu memastikan Hanura mendapatkan satu posisi pimpinan.

Tutup Iklan