Iklan

Selasa, 10 Maret 2026, 20.40.00 WIB
ACEH SINGKIL

Pendukung Oyon Geram! Orator Demo FORMAT Dituding Bawa Dendam Politik Lama

Iklan

Scrinshoot akun Facebook 


ACEH SINGKIL – Aksi demonstrasi yang digelar massa FORMAT di depan Kantor Bupati Aceh Singkil, Selasa (10/3/2026), menuai reaksi keras dari kalangan pendukung Bupati H. Safriadi Oyon, SH. Salah satunya datang dari Zulkarnain Gaes, yang meluapkan kekecewaannya melalui unggahan di media sosial.


Dalam pernyataannya, Zulkarnain menilai sikap orator dalam aksi tersebut terkesan arogan dan tidak menunjukkan etika saat menyampaikan kritik kepada pimpinan daerah.


“Saya sebagai pendukung Oyon–Hamzah sangat menyesalkan sikap orator aksi demo dari FORMAT yang terkesan arogan dan tidak sopan kepada pimpinan tertinggi kabupaten ini,” tulis Zulkarnain.


Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui aksi demonstrasi merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun ia menilai gaya orasi yang ditampilkan dalam aksi tersebut dinilai terlalu keras dan tidak mencerminkan sikap yang bijak.


Zulkarnain mengaku pernah menjadi orator dalam sejumlah aksi, namun menurutnya cara penyampaian aspirasi tetap harus menjaga etika dan menghormati pihak yang ditemui.

“Kita pernah juga menjadi orator, tapi tidak segalak ini,” ujarnya.


Ia juga menyinggung bahwa beberapa orator yang tampil dalam aksi tersebut merupakan sosok yang ia kenal dan pernah berada di kubu politik yang berseberangan pada kontestasi sebelumnya. Karena itu, ia menduga aksi tersebut sarat dengan kepentingan politik lama.


“Orator ini kita kenal, mereka adalah lawan politik kemarin yang belum move on. Sepertinya bukan berjuang untuk kepentingan daerah,” katanya.


Zulkarnain menilai sikap yang ditunjukkan dalam aksi itu berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat. Ia bahkan menyebut tindakan tersebut dapat berdampak pada hubungan sosial di desa-desa, termasuk di kampung halamannya, Desa Teluk Rumbia.


“Saya yakin apa yang dilakukan orang ini berdampak kepada desa kita, salah satunya desa yang saya tinggali yaitu Teluk Rumbia yang begitu sayang kepada Oyon,” tulisnya.


Dalam unggahan tersebut, Zulkarnain juga menyampaikan pesan keras kepada para orator agar tidak menampilkan sikap yang dinilainya berlebihan saat menyampaikan aspirasi di ruang publik.

“Jangan pernah berpikir untuk menjadi orator yang bermental seperti itu, semberingas kepada putra-putri yang selalu kalian lihat,” tegasnya.


Meski melontarkan kritik keras, Zulkarnain di akhir pernyataannya juga menyampaikan permohonan maaf karena mengaku terbawa emosi.

“Mohon maaf saya lagi emosi, karena tidak terima orang yang saya perjuangkan melewati banyak tantangan seperti ancaman diperlakukan seperti ini,” ujarnya.


Diketahui, aksi demonstrasi FORMAT berlangsung di depan Kantor Bupati Aceh Singkil di Kampung Pulo Sarok, Kecamatan Singkil. Dalam aksi tersebut massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait berbagai persoalan daerah, termasuk isu bantuan rumah dan penanganan dampak banjir.


Saat aksi berlangsung, Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH sempat turun langsung menemui massa dan menerima aspirasi para demonstran di depan kantor bupati. Namun suasana sempat memanas ketika orator menyampaikan kritik dengan nada tinggi kepada pimpinan daerah tersebut.

Close Tutup Iklan