Iklan

Senin, 09 Maret 2026, 15.14.00 WIB
ACEH SINGKIL

Disdikbud Aceh Singkil Didemo, Aktivis Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Bencana Rp1,7 Miliar

Iklan

Sejumlah Massa Unjuk Rasa di Kantor Disdikbud Aceh Singkil, Senin (9/3/2026).

ACEH SINGKIL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil menjadi sasaran aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa dari organisasi Gerakan Rakyat Bersatu Berantas Korupsi (Gerak Bersatu). Senin (9/3/2026).


Sejumlah massa itu menyuarakan dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana bantuan bencana di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil tahun 2025 lalu.


Koordinator Lapangan aksi, Suryadi, menyebutkan pihaknya menyoroti pengelolaan dana bantuan bencana yang dikucurkan pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Dari total bantuan sekitar Rp4 miliar, disebutkan sebanyak Rp1,7 miliar dialokasikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil.


Dana tersebut, menurut informasi yang mereka terima, digunakan untuk pengadaan seragam sekolah bagi siswa yang terdampak banjir di wilayah Aceh Singkil.


Namun, Gerak Bersatu menilai realisasi pengadaan seragam tersebut diduga tidak sesuai harapan masyarakat. Mereka menduga kualitas seragam yang diberikan kepada siswa korban banjir tidak layak pakai dan terkesan dilakukan secara asal-asalan.


“Atas dasar itu kami menduga kuat pengadaan seragam tersebut hanya dijadikan proyek oleh oknum tertentu demi meraup keuntungan pribadi maupun kelompok,” katanya.


Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak Kejaksaan Negeri Aceh Singkil segera memanggil dan memeriksa Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam realisasi bantuan bencana sebesar Rp1,7 miliar tersebut.


Mereka juga meminta BPK RI Perwakilan Aceh menjadikan pengadaan seragam sekolah tersebut sebagai salah satu temuan dalam pemeriksaan keuangan tahun 2025.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil

Close Tutup Iklan