Iklan

Selasa, 03 Maret 2026, 15.08.00 WIB
ACEH SINGKIL

Didominasi Emak-emak, Ratusan Massa Demo DPRK Aceh Singkil Desak APBK 2026 Disahkan

Iklan

Massa Gerakan Mahasiswa Pemuda dan masyakarat Aceh Singkil (GAMPEMAS) , di DPRK Aceh Singkil, 3 Maret 2026. (Istimewa)

ACEH SINGKIL – Ratusan massa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Aceh Singkil (GAMPEMAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRK Aceh Singkil, Selasa (3/3/2026). Mereka mendesak agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026 segera disahkan tanpa tarik-ulur kepentingan.


Aksi yang sebelumnya digaungkan akan diikuti sekitar 1.500 orang, pada pelaksanaannya terpantau sekitar 250 –300 massa hadir di lokasi. Massa didominasi emak-emak serta anak anak dibawah umur yang dilibatkan itu mengenakan pita kuning di lengan maupun kepala sebagai simbol tuntutan percepatan pengesahan anggaran.


Massa (Istimewa), 


Kehadiran emak-emak dalam jumlah besar memberi warna tersendiri dalam aksi tersebut. Mereka berdiri di barisan depan, menyuarakan keresahan atas belum disahkannya APBK 2026 yang dinilai berdampak pada kehidupan masyarakat.


Koordinator aksi, Ramli Manik, dalam orasinya menegaskan bahwa pengesahan APBK bukan sekadar agenda administratif, melainkan menyangkut kepentingan banyak pihak.


“APBK ini menyangkut hak aparat desa, imam, mukim, dan perangkat daerah lainnya. Kalau terus tertunda, dampaknya luas. Kami minta DPRK segera mengesahkannya,” ujar Ramli.


Selain mendesak percepatan pengesahan, massa juga meminta agar hak interpelasi yang tengah bergulir di DPRK dihentikan sementara agar pembahasan APBK dapat difokuskan.


Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun, bersama anggota dewan lainnya menyampaikan bahwa proses pengesahan APBK harus melalui tahapan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.


Ia menjelaskan keterlambatan pembahasan dipicu oleh penyampaian dokumen KUA-PPAS yang baru diterima pada akhir Desember, padahal sesuai aturan seharusnya disampaikan lebih awal.


“Kami akan segera menjadwalkan pembahasan APBK 2026,” ujar Amaliun.


Close Tutup Iklan