Iklan
![]() |
| Sejumlah Batang Kelapa Satu Tronton Bantuan Partai Golkar |
Aceh Singkil - Setengah bulan lewat jembatan putus pascabanjir belum ada tanda-tanda jempatan ambruk di wilayah Desa Gosong Telaga Barat belum ada upaya perbaikan.
Padahal jembatan itu telah di kunjungi dan langsung dilihat Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka pada tanggal 4 Desember 2025 lalu. Tak ada langkah konkret.
Tanggal 9 Desember 2025 Gubernur Aceh Muzakkir Manaf atau biasa di sapa Mu'alem tanpa didampingi Kepala Dinas terdengar datang mendadak ke Aceh Singkil menggunakan helikopter swasta. Pemkab Aceh Singkil kemudian dilaporkan langsung rapat untuk segera membuat jembatan darurat.
Pada saat wawancara di depan pendopo Bupati Aceh Singkil, di Pulo Sarok setelah Mu'alem menyerahkan bantuan pribadinya, awak media menyingung soal dua jembatan putus berdekatan tersebut Mu'alem berjanji akan membuat jembatan baily , sepulang dari Aceh Singkil dia katanya langsung membicarakan dengan kadis PUPR Aceh.
Lantas bagaimana dan apa yang akan dilakukan sebelum dibangun jembatan baily oleh pemerintah provinsi, Safriadi Oyon berjanji akan membuat jembatan darurat dalam waktu dekat agar masyarakat tak perlu membayar setiap kali lewat jembatan darurat yang di buat atas inisiatif warga sekitar katanya.
Dia sebagai Bupati akan berkoordinasi terkait itu dengan unsur Forkopimda, TNI Polri, belakangan tersiar kabar bahwa yang menangani jembatan tersebut diberikan kepercayaan kepada kodim 0109 Singkil.
Terbaru, informasi yang diterima PENAACEH karena Pemda membutuhkan batang Kelapa, DPP Partai Golkar yang disalurkan melalui DPD II Aceh Singkil kemudian memberikan sumbangan yang sangat urgent ini, memberikan sejumlah pohon Kayu, terlihat sudah di angkut dalam mobil tronton sepertinya serah terima kepada kodim 0109 Singkil, sebab dalam photo terlihat gambar spanduk dan Photo ketua DPD II Partai Golkar Aceh Singkil Dulmusrid didampingi Sekretarisnya Surianto
Sementara sebelah kiri terlihat satu masyarakat sipil dan dua anggota TNI.
Dulmusrid dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya menyumbangkan beberapa batang Kelapa untuk keperluan jembatan darurat. "Kami melihat kondisi saat ini, batang Kelapa ini sangat perlu dan telah kami serahkan, ada 20 batang dan masih ada yang belum diangkut,"katanya.
Semoga bermanfaat, dan adalah bagian komitmen Golkar hadir dan berkontribusi dalam hal bencana yang sedang kita alami saat ini katanya.

Tutup Iklan