Iklan

Minggu, 23 Agustus 2026, 21.43.00 WIB
ACEH SINGKIL

Mediasi Warga dan PT PLB Bubar, Hasil Pertemuan Masih Misterius

Iklan

Mediasi Sampai Malam hari di Pos 3 PT PLB Aceh Singkil.


Aceh Singkil – Mediasi antara sejumlah warga dan pihak PT Perkebunan Lembah Bakti (PLB) di Kabupaten Aceh Singkil akhirnya bubar setelah berlangsung hingga Minggu (23/8/2026) malam.


Mediasi tersebut digelar menyusul masuknya sejumlah warga yang didominasi emak-emak ke areal HGU PT PLB di Blok E, wilayah administratif Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara.

Mediasi Sampai Malam Hari 


Sebelumnya, warga diduga mengambil brondolan sawit dan terdapat pula informasi mengenai dugaan pengambilan Tandan Buah Segar (TBS) di dalam areal perusahaan.


Proses mediasi berlangsung cukup alot. Warga, pihak perusahaan, petugas keamanan serta aparat TNI dan Polri terlihat berada di lokasi untuk melakukan dialog dan menjaga situasi tetap kondusif.


Namun, setelah pertemuan berakhir dan seluruh pihak membubarkan diri, belum ada kejelasan mengenai hasil mediasi tersebut.


Hasil Pertemuan Masih Misterius


Informasi yang diterima PENAACEH menyebutkan mediasi telah selesai, tetapi belum diketahui apakah telah tercapai kesepakatan antara warga dan perusahaan.


Belum jelas pula apakah persoalan tersebut akan kembali dibahas pada Senin (24/8/2026) atau telah ada langkah penyelesaian lain yang disepakati kedua pihak.


Hingga berita ini diturunkan, pihak PT PLB belum berhasil dikonfirmasi untuk menjelaskan hasil pertemuan maupun perkembangan terbaru setelah mediasi bubar.


Konfirmasi kepada perusahaan penting untuk memastikan posisi PT PLB terkait keberadaan warga di areal HGU serta dugaan pengambilan brondolan dan TBS yang sebelumnya menjadi persoalan di lapangan.


Berlangsung hingga Malam


Sebelumnya, proses mediasi berlangsung di Pos 3 PT PLB. Sejumlah warga masih berada di lokasi hingga malam dan berdialog dengan pihak perusahaan.


Aparat TNI dan Polri juga terlihat di lokasi. Kehadiran aparat dilakukan untuk memantau situasi dan mencegah persoalan berkembang menjadi konflik terbuka.


Di tengah proses tersebut juga muncul informasi mengenai dugaan insiden fisik yang melibatkan pihak tertentu. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai kronologi maupun pihak-pihak yang terlibat.


Dengan bubarnya mediasi, persoalan antara warga dan PT PLB kini masih menyisakan tanda tanya.


Apakah mediasi akan dilanjutkan atau telah ada kesepakatan di balik pertemuan tersebut? Publik masih menunggu penjelasan resmi dari pihak perusahaan maupun pihak terkait.

Close Tutup Iklan