Iklan
![]() |
| Mediasi Berlanjut, di Pos 3, (Istimewa) |
Aceh Singkil – Mediasi antara sejumlah warga dan pihak PT Perkebunan Lembah Bakti (PLB) Aceh Singkil dilaporkan masih berlangsung hingga Minggu (23/8/2026) malam.
Mediasi disebut berlangsung di Pos 3 PT PLB, setelah sebelumnya puluhan warga yang didominasi emak-emak berada di areal Blok E HGU perusahaan, wilayah administratif Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara.
Informasi terbaru yang diterima PENAACEH menyebutkan, sejumlah warga masih berada di lokasi dan melakukan dialog bersama pihak perusahaan. Aparat keamanan dari TNI dan Polri serta sejumlah elemen lainnya juga dilaporkan berada di lokasi untuk mengawal proses mediasi.
Hingga malam ini, belum diketahui secara jelas substansi mediasi yang masih berlangsung tersebut maupun poin-poin yang sedang dibahas antara warga dan pihak perusahaan.
Sebelumnya, warga diduga masuk ke areal HGU PT PLB dan mengambil brondolan sawit. Terdapat pula informasi mengenai dugaan pengambilan Tandan Buah Segar (TBS) di dalam areal perusahaan.
Dalam proses sebelumnya, petugas keamanan perusahaan telah meminta warga meninggalkan lokasi. Namun, warga memilih bertahan dan terjadi dialog yang berlangsung alot.
Dilaporkan Ada Insiden Fisik
Di tengah proses mediasi yang berlangsung hingga malam, muncul pula informasi mengenai dugaan insiden kekerasan fisik yang melibatkan pihak tertentu.
Namun, sejauh ini belum ada informasi resmi mengenai kronologi insiden tersebut, siapa pihak yang terlibat maupun apakah ada korban dalam peristiwa tersebut.
PENAACEH masih berupaya mendapatkan informasi lebih lengkap dari pihak-pihak yang berada di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT PLB juga belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru, termasuk mengenai dugaan insiden fisik yang disebut terjadi di lapangan.
Begitu pula belum diketahui apakah mediasi tersebut telah menghasilkan kesepakatan antara warga dan perusahaan atau masih berlanjut.
Situasi ini masih berkembang. Kehadiran aparat TNI dan Polri di lokasi diharapkan dapat menjaga proses mediasi tetap aman dan mencegah persoalan berkembang menjadi konflik terbuka.
Perkembangan selanjutnya masih dinantikan.

Tutup Iklan