Iklan

Jumat, 17 Juli 2026, 15.36.00 WIB
ACEH SINGKIL

Papan Bunga Berjejer di DPRK Saat Putra Bupati Dilantik, Dari Mana Biayanya?

Iklan

Papan Bunga Ucapan Selamat Atas Pelantikan Hidayat Riadi Manik Jadi Anggota dari OPD Lingkungan Pemerintah Aceh Singkil.

Aceh Singkil – Pelantikan Hidayat Riadi Manik sebagai anggota DPRK Aceh Singkil melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), Jumat (17/7/2026), menyisakan pemandangan yang tak biasa. Puluhan papan bunga ucapan selamat memenuhi kawasan Gedung DPRK Aceh Singkil, bahkan meluber hingga ke luar pagar dan memanjang di sepanjang jalan utama di depan kompleks dewan.


Pantauan di lokasi menjelang pelantikan, deretan papan bunga tampak berjejer rapat mulai dari halaman dalam DPRK, sisi pagar gedung, hingga membentang di bahu jalan raya. Sebagian papan bunga bahkan masih terus berdatangan hingga beberapa saat sebelum acara dimulai.


Pemandangan tersebut sontak menyita perhatian warga yang melintas. Tak sedikit pengendara memperlambat laju kendaraannya untuk melihat lautan papan bunga yang memenuhi kawasan DPRK Aceh Singkil.


Yang menarik, sebagian besar papan bunga berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Dari pengamatan di lapangan, jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 60 unit dengan ukuran dominan jumbo.


Fenomena itu menjadi perbincangan tersendiri. Sebab, tidak banyak agenda pelantikan anggota DPRK yang mendapat sambutan papan bunga dalam jumlah sebesar itu, terlebih mayoritas berasal dari instansi pemerintah.


Pelantikan Hidayat sendiri terbilang berlangsung dalam waktu relatif cepat. Informasi yang diperoleh menyebutkan proses final paripurna pelantikan PAW antara Hidayat Riadi Manik dan Sri Lestari dari Partai Hanura baru tuntas pada malam hari. Setelah proses tersebut rampung, DPRK Aceh Singkil langsung menerbitkan undangan pada Kamis (16/7/2026).


Pada hari yang sama, gladi pelantikan juga langsung digelar. Sementara prosesi pengambilan sumpah jabatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat sore.


Di tengah proses yang terbilang mendadak tersebut, banjir papan bunga justru menjadi sorotan utama. Publik mulai mempertanyakan apakah pengiriman papan bunga tersebut merupakan inisiatif masing-masing OPD atau ada bentuk koordinasi tertentu sehingga hampir seluruh instansi mengirimkan ucapan selamat dalam waktu bersamaan.


Pertanyaan lain yang tak kalah menarik adalah mengenai sumber pembiayaan papan bunga tersebut. Mengingat jumlahnya mencapai puluhan unit dengan ukuran besar, publik mulai bertanya apakah biaya pengadaan berasal dari dana pribadi, hasil patungan internal, atau menggunakan sumber pembiayaan lain yang diperbolehkan sesuai aturan.


Sorotan ini muncul karena yang dilantik bukan figur politik biasa. Hidayat Riadi Manik merupakan putra Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon yang saat ini masih menjabat sebagai kepala daerah.


Dalam konteks itu, setiap bentuk dukungan simbolik dari birokrasi berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir, publik Aceh Singkil cukup intens menyoroti berbagai isu tata kelola pemerintahan, penggunaan anggaran daerah, hingga hubungan antara eksekutif dan legislatif.


Tidak ada yang melarang pemberian ucapan selamat. Namun ketika hampir seluruh OPD terlihat mengirim papan bunga secara serentak dan dalam jumlah besar, pertanyaan mengenai inisiatif, koordinasi, dan sumber pembiayaan menjadi sesuatu yang wajar muncul di ruang publik.


Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari OPD maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terkait asal-usul dan sumber pembiayaan puluhan papan bunga yang memenuhi kawasan DPRK tersebut.

Close Tutup Iklan