Iklan
![]() |
| Banner Ajakan Nobar Yang Beredar di Group WA dan Facebook |
Aceh Singkil – Ajakan Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon kepada masyarakat untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina di Pendopo Bupati pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB jadi perhatian.
Di satu sisi, kegiatan tersebut dinilai positif karena menjadi wadah kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyaksikan pesta sepak bola terbesar dunia. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap disiplin aparatur sipil negara (ASN) yang kemungkinan besar ikut meramaikan acara tersebut.
Pasalnya, pertandingan berlangsung pada dini hari dan diperkirakan baru berakhir menjelang Subuh. Jika laga berlanjut hingga perpanjangan waktu atau adu penalti, peserta nobar berpotensi baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 05.00 WIB.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri mengingat Senin merupakan hari kerja. Publik pun mulai mempertanyakan apakah ASN, termasuk para kepala dinas, camat, kepala bagian hingga pejabat lainnya yang hadir mendampingi kepala daerah, tetap mampu menjalankan tugas dan pelayanan publik secara optimal pada pagi harinya.
"Kalau masyarakat umum tentu tidak masalah. Tetapi kalau pejabat dan ASN ikut begadang sampai Subuh, masyarakat berhak bertanya apakah pelayanan publik tetap berjalan normal atau tidak," ujar Budi Harjo, Pemerhati Daerah Aceh Singkil.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai sektor pelayanan pemerintah daerah menjadi perhatian masyarakat, mulai dari percepatan realisasi program pembangunan, pelayanan administrasi hingga penyelesaian sejumlah persoalan daerah yang menuntut kehadiran penuh aparatur pemerintah.
Di tengah tuntutan tersebut, kegiatan nobar yang berlangsung hanya beberapa jam sebelum jam kerja dinilai dapat menjadi ujian tersendiri bagi kedisiplinan birokrasi.Terlebih, Pendopo Bupati sebagai lokasi kegiatan berpotensi menjadi pusat berkumpulnya pejabat daerah. Tidak sedikit yang memprediksi sejumlah kepala SKPK akan hadir mendampingi kepala daerah dalam acara tersebut.
Jika itu terjadi, maka masyarakat tentu akan memperhatikan bagaimana kondisi perkantoran pemerintah pada Senin pagi. Apakah seluruh ASN tetap hadir tepat waktu seperti biasa, atau justru ada yang datang terlambat karena kurang istirahat usai begadang menyaksikan final Piala Dunia.
Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil secara tegas mewajibkan ASN menaati ketentuan jam kerja dan melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh tanggung jawab.
Karena itu, kegiatan nobar ini bukan sekadar soal pertandingan Spanyol versus Argentina. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melihat sejauh mana komitmen disiplin ASN di Aceh Singkil tetap terjaga meski harus memilih antara euforia sepak bola dunia dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Sebab pada akhirnya, siapa pun yang mengangkat trofi Piala Dunia hanya akan menjadi catatan sejarah olahraga. Namun kualitas pelayanan publik yang diberikan ASN setiap hari akan langsung dirasakan oleh masyarakat Aceh Singkil.

Tutup Iklan