Iklan

Selasa, 23 Juni 2026, 23.04.00 WIB
ACEH SINGKIL

MBG Sudah Masuk, Mengapa Bokom Masih Dijual? Ini Penjelasan Kepala SD Selok Aceh

Iklan

Siswa SD Selok Aceh, Makan Mi Instan (Bokom)

Aceh Singkil – Keberadaan mi instan atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan "bokom" di kantin SD Negeri Selok Aceh menuai perhatian publik di tengah mulai berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Menanggapi sorotan tersebut, Kepala SD Negeri Selok Aceh Mista menjelaskan bahwa penjualan bokom di kantin sekolah bukanlah kebijakan yang muncul setelah program MBG dilaksanakan. Menurutnya, kantin telah lebih dulu menyediakan makanan tersebut jauh sebelum program pemerintah itu masuk ke sekolah.


Ia mengatakan, keberadaan kantin selama ini juga menjadi salah satu upaya sekolah untuk memenuhi kebutuhan siswa yang merasa lapar saat berada di lingkungan sekolah sekaligus mencegah mereka keluar dari area sekolah untuk mencari makanan.

Mobil MBG Tiba di SD Selok Aceh 


"Masuknya MBG ini kan baru-baru saja. Sementara kantin yang menyediakan mi instan atau bokom sudah ada sebelum ada MBG," kata kepala sekolah. Selasa (23/6/2026).


Menurutnya, pihak sekolah harus mempertimbangkan berbagai kondisi yang terjadi di lapangan. Tidak semua siswa memiliki kebutuhan yang sama selama jam belajar berlangsung, sehingga kantin tetap dibutuhkan sebagai fasilitas pendukung.


"Kan kasihan anak-anak kalau butuh itu, lapar. Dan mengantisipasi mereka keluar area sekolah. Ya kan pak, risikonya lebih besar," ujarnya.


Kepala sekolah juga menegaskan bahwa pada awalnya makanan tersebut disediakan untuk kebutuhan guru dan tenaga pendidik. Namun dalam praktiknya, sejumlah siswa juga kerap meminta untuk membeli sehingga pihak kantin melayani permintaan tersebut.


"Awalnya memang untuk guru-guru. Tapi karena anak-anak minta, tidak mungkin juga tidak kami kasih," katanya.


Meski demikian, keberadaan bokom di lingkungan sekolah tetap memunculkan perdebatan. Di satu sisi, sekolah beralasan kantin dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan warga sekolah dan menjaga siswa tetap berada dalam pengawasan. Namun di sisi lain, sejumlah pihak menilai jenis makanan yang dijual di lingkungan pendidikan semestinya selaras dengan semangat program MBG yang menitikberatkan pada pemenuhan gizi anak.


Program MBG sendiri merupakan salah satu program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah. Karena itu, pengelolaan kantin sekolah dan jenis makanan yang dijual dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung tujuan program tersebut.

Close Tutup Iklan