Iklan
![]() |
Aceh Singkil – Polres Aceh Singkil menggelar rapat koordinasi untuk mengoptimalkan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (28/4/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Catur Prasetya Polres Aceh Singkil.
Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, serta sejumlah instansi dan stakeholder terkait lainnya.
Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono melalui Kasi Humas Ipda Azhari Surya menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi lintas sektor yang kuat, terutama menjelang musim kemarau.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Ini dilakukan melalui edukasi masyarakat, patroli terpadu, dan deteksi dini di wilayah rawan,” kata Azhari.
Menurutnya, karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat hingga aktivitas ekonomi.
Dalam rapat itu, sejumlah langkah strategis turut dibahas, mulai dari peningkatan patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, BPBD, dan pemadam kebakaran, hingga pemanfaatan teknologi untuk memantau titik panas (hotspot).
Selain itu, penguatan peran masyarakat juga menjadi perhatian, salah satunya melalui pembentukan dan pembinaan kelompok peduli api di wilayah rawan kebakaran.
Para peserta rapat juga menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas penanganan karhutla ke depan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat kolaborasi sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Singkil dapat dicegah sejak dini.

Tutup Iklan