Iklan
![]() |
| Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon |
ACEH SINGKIL – Ketegasan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, soal razia harian ASN kini dipertanyakan. Di tengah sorotan publik atas kehadiran seorang pejabat aktif dalam aksi desak pengesahan APBK 2026, Oyon justru memilih irit bicara.
Pejabat yang menjadi sorotan adalah Kabid Kebudayaan Disdikbud Aceh Singkil, Putri Zuliana, yang terekam berada di tengah massa aksi di depan Kantor DPRK Aceh Singkil saat jam kerja berlangsung. Foto dan video kehadirannya beredar luas di media sosial dan grup percakapan.
Dikonfirmasi usai rapat pengantar nota keuangan Rancangan Qanun APBK 2026, Oyon enggan memberi tanggapan mendalam.
“Saya tidak tahu, saya tidak campuri itu, itu urusan orang itu,” ujarnya singkat sembari bergegas menuju mobil dan meninggalkan halaman kantor DPRK.
Jawaban tersebut langsung memantik tanda tanya publik. Pasalnya, belum lama ini Oyon secara tegas memerintahkan Satpol PP untuk menggencarkan razia ASN yang berkeliaran saat jam kerja.
“Satpol PP tiap hari harus bertugas, jangan ada ASN berkeliaran,” tegasnya usai pelantikan PPPK, 18 Februari 2026 lalu.
Tak hanya itu, ia juga menginstruksikan seluruh SKPK memasang CCTV yang harus terkoneksi langsung ke ruang kerjanya agar pengawasan berjalan maksimal. CCTV di Kantor Setdakab bahkan disebut sudah bisa dipantau langsung olehnya.
Namun di tengah kebijakan pengawasan ketat tersebut, publik justru menyaksikan pejabat aktif berada di barisan massa aksi yang mendesak kebijakan anggaran daerah.
Kehadiran ASN dalam aksi yang berlangsung pada jam kerja memunculkan perdebatan soal disiplin dan netralitas. Dalam aturan kepegawaian, ASN wajib menaati jam kerja, menjaga profesionalitas, serta menghindari potensi konflik kepentingan—terlebih dalam dinamika politik dan pembahasan anggaran.
Respons singkat kepala daerah yang menyatakan “tidak campur” kini menjadi sorotan. Di tengah panasnya pembahasan APBK 2026, kasus ini dinilai bukan sekadar soal satu orang ASN, melainkan soal konsistensi penegakan aturan yang sebelumnya digaungkan dengan tegas.

Tutup Iklan