Iklan

Rabu, 25 Maret 2026, 12.55.00 WIB
ACEH SINGKIL

Gosong Viral Lagi, Pengunjung Keluhkan Dugaan ‘Harga Tak Wajar’ di Pantai Cemara Indah

Iklan

Tangkap Layar Unggahan Facebook Akun Mhd Nazri Official 

Aceh Singkil – Kawasan wisata Pantai Cemara Indah kembali jadi sorotan publik. Bukan karena pesona alamnya, melainkan keluhan pengunjung yang viral di media sosial terkait dugaan praktik harga tak wajar.


Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan datang dari akun Mhd Nazri. Ia mengaku memiliki pengalaman kurang menyenangkan saat berkunjung ke lokasi yang juga dikenal dengan sebutan “Gosong”.


“Gosong kembali viral, jujur saja pernah punya pengalaman pahit di tempat ini,” tulisnya.

Tangkapan Layar Akun Facebook Mhd Nazri Official 


Dalam unggahan tersebut, ia mempertanyakan mengapa hampir setiap tahun Pantai Cemara Indah selalu viral dengan isu serupa. Ia bahkan menyinggung dugaan praktik yang dinilai memberatkan pengunjung.


“Kok bisa ya setiap tahun mereka viral? Apakah dengan memeras orang lain bisa membuat mereka kaya?” lanjutnya.


Unggahan itu turut disertai foto struk pembayaran sederhana yang memicu spekulasi publik terkait transparansi harga di lokasi wisata tersebut.


Fenomena ini kembali membuka pertanyaan soal tata kelola destinasi wisata di Aceh Singkil. Jika dugaan praktik yang merugikan pengunjung benar terjadi, hal ini berpotensi mencoreng citra pariwisata daerah yang tengah berkembang.


Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Aceh Singkil, Amran Ramli, mengakui persoalan di Pantai Cemara Indah bukan kali pertama mencuat.


Ia menyebut pihaknya telah berulang kali mengingatkan pengelola atau pihak ketiga, agar menerapkan harga yang wajar kepada pengunjung.


“Sudah sering kami ingatkan melalui pengelola agar menetapkan harga yang wajar,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).


Meski demikian, Amran menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan mendorong evaluasi terhadap pengelolaan di lapangan. Ia bahkan membuka kemungkinan peninjauan ulang kontrak jika imbauan tersebut tidak diindahkan oleh pedagang.


“Kami akan terus mengawal. Jika tidak diindahkan, bisa saja kontrak pengelolaan dengan pedagang dievaluasi,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa keluhan pengunjung yang terus berulang tidak boleh dibiarkan karena dapat memperburuk citra Pantai Cemara Indah sebagai salah satu destinasi unggulan di Aceh Singkil.


Hingga kini, polemik “Gosong” yang kembali viral menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah, terutama dalam memastikan kenyamanan dan kepercayaan pengunjung tetap terjaga.

Close Tutup Iklan