Iklan
![]() |
| AKBP Joko Triyono SIK MH |
Aceh Singkil – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Aceh Singkil belakangan ini mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kepolisian memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), melainkan dipicu kekhawatiran warga terhadap isu ketersediaan energi.
Kapolres Aceh Singkil Joko Triyono menegaskan bahwa stok BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan distribusinya tetap berjalan normal.
“Stok BBM di Aceh Singkil aman dan mencukupi. Distribusinya juga masih berjalan seperti biasa,” ujar Joko dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, jajaran kepolisian telah melakukan pemantauan langsung di sejumlah SPBU serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penyaluran BBM tidak mengalami gangguan.
Meski stok dipastikan aman, polisi juga mewaspadai potensi adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi dengan memborong atau menimbun BBM untuk kepentingan pribadi.
Kapolres menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat luas.
“Jika ditemukan adanya pihak yang menimbun BBM atau mengambil keuntungan dengan cara melanggar hukum, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Saat ini Polres Aceh Singkil meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM di lapangan, termasuk memantau aktivitas pembelian di SPBU agar tidak terjadi penyimpangan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa kepanikan justru berpotensi memperkeruh situasi dan memicu antrean yang tidak perlu.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar. Stok BBM masih aman, jadi tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” ujarnya.
Dengan pengawasan yang diperketat, kepolisian berharap distribusi BBM di Aceh Singkil tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa gangguan.

Tutup Iklan