Iklan

Senin, 26 Januari 2026, 16.35.00 WIB
ACEH SINGKIL

Isu Perselingkuhan Plt Kadis Pendidikan Aceh Singkil, Kasatpol PP dan WH: Belum Ada Fakta

Iklan

Plt Kasatpol PP dan WH Aceh Singkil, Afrijal 

Aceh Singkil – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Singkil menyatakan belum menemukan fakta atas isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Amran, dengan salah satu staf di kantornya.


Plt Kasatpol PP dan WH Aceh Singkil, Afrijal, mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi internal dengan mengumpulkan seluruh anggota.“Tadi sudah saya apelkan semua anggota. Hasilnya, semuanya menyatakan tidak ada kejadian seperti yang diisukan,” kata Afrijal saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026).


Meski demikian, Afrijal mengakui klarifikasi tersebut belum sepenuhnya menutup kemungkinan adanya informasi yang belum terungkap. Karena itu, Satpol PP dan WH memastikan penelusuran akan terus dilakukan.“Kami tetap menyelidiki. Tidak menutup kemungkinan ada yang tidak mengaku atau tidak berani jujur,” ujarnya.


Selain menelusuri kebenaran isu, Satpol PP dan WH juga akan menelusuri identitas akun Facebook Semongko yang pertama kali mengunggah dugaan tersebut. Afrizal menduga akun itu merupakan akun anonim atau akun bodong.“Kami juga akan telusuri siapa pemilik akun itu. Kalau sudah A1, siapa dan apa motifnya, akan kami dalami,” katanya.


Saat ditanya apakah persoalan ini akan dibawa ke ranah hukum, mengingat isu tersebut telah menyeret nama lembaga dan berpotensi mencederai kepercayaan publik, Afrizal belum memberikan jawaban tegas.


“Soal langkah hukum, kami belum bisa merespons. Perlu kami rapatkan terlebih dahulu secara internal. Nanti akan kami sampaikan langkah selanjutnya,” ujarnya.


Sebelumnya diberitakan, isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Plt Kadis Pendidikan Aceh Singkil viral di media sosial Facebook sejak Sabtu (24/1/2026). Unggahan akun Semongko menarasikan dugaan keterlibatan seorang pejabat dengan seorang perempuan, tanpa disertai bukti maupun keterangan resmi.


Sejumlah media telah berupaya mengonfirmasi langsung kepada Amran. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum berhasil dihubungi untuk memberikan klarifikasi.


Sehari setelah isu tersebut ramai, muncul pernyataan yang menyebut tudingan tersebut tidak benar dan diklaim sebagai hoaks. Satpol PP dan WH juga menegaskan tidak pernah melakukan penangkapan sebagaimana yang diisukan di media sosial.


Di tengah polemik yang belum sepenuhnya mereda, akun Facebook Semongko dilaporkan tidak lagi dapat ditemukan. Hingga kini, belum diketahui apakah akun tersebut dihapus oleh pemiliknya atau diturunkan oleh pihak lain.


Publik kini menunggu kejelasan lanjutan dari pihak berwenang agar polemik ini tidak terus berkembang dan menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Close Tutup Iklan