Iklan

Rabu, 26 November 2025, 15.13.00 WIB
ACEH SINGKIL

Puluhan Warga Singkil Utara Nekat Buka Jalur Air ke Laut Tanpa Bantuan Pemerintah

Iklan

Puluhan Warga Berinisiatif Membuka Akses Air ke Laut di Desa Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara. Rabu (26/11/2025)

Aceh Singkil – Puluhan warga di Kecamatan Singkil Utara terpaksa mengambil langkah ekstrem untuk mengatasi banjir berkepanjangan. Tanpa menunggu gerak pemerintah daerah, warga secara swadaya membuka jalur air menuju laut di Desa Gosong Telaga Selatan, tak jauh dari Pantai Cemara Indah (PCI), Rabu (26/11/2025).


Berbekal cangkul dan tangan kosong, warga menerobos derasnya arus air demi membuat aliran baru agar banjir lekas surut. Aksi ini disebut sangat berisiko, sebab satu langkah terpeleset bisa langsung terseret derasnya arus.


“Kami buka kuala baru supaya air cepat lewat ke laut. Kalau menunggu pemerintah, entah kapan,” tegas Ketua Gerakan Aliansi Nelayan Aceh Singkil (GANAS), Rahmi Yasir, kepada PENAACEH.


Rahmi menyebut, sudah hampir dua pekan nelayan tak bisa melaut akibat cuaca ekstrem. Pembukaan muara baru ini juga sekaligus menjadi solusi jangka panjang atas pendangkalan muara lama yang sering menyulitkan nelayan.


“Ini tanggung jawab sosial kami. Tapi kami kecewa, tidak ada dukungan sama sekali dari BPBD maupun Dinas Perikanan. Semua kami kerjakan sendiri, padahal risikonya besar,” ujarnya.


Di tengah banjir yang belum juga ditetapkan sebagai status darurat oleh pemerintah daerah, aksi warga ini menjadi gambaran lemahnya respon instansi terkait terhadap situasi di lapangan.

Close Tutup Iklan