Iklan
ACEH SINGKIL – Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, S.H., mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan Safriadi Oyon saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Aceh Singkil di Masjid Agung Nurul Makmur, Senin (26/10/2026).
Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Aceh Singkil, Dandim 0109 Aceh Singkil, Kajari Singkil, Ketua Pengadilan Negeri Singkil, Ketua Mahkamah Syar'iyah, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil.
Turut hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga keistimewaan Aceh, kepala instansi vertikal, santriwan-santriwati dari sejumlah dayah, dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Oyon menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah, menurutnya, perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.
"Maulid Nabi menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani kejujuran, amanah, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama," ujar Safriadi Oyon.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Aceh Singkil.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah dapat menjadi landasan dalam membentuk masyarakat yang tidak hanya kuat dalam menjalankan nilai-nilai agama, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
"Mari kita jadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, menjaga persaudaraan, dan mewujudkan Aceh Singkil yang religius serta bermartabat," tambahnya.
Sementara itu, tausiah dalam peringatan Maulid Nabi disampaikan Dr. Tgk. H. Misran Fuadi, S.Ag., M.A.P., Kepala Dinas Syariat Islam Aceh. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam membentuk akhlak dan kepribadian umat Islam.
Ia menjelaskan bahwa sifat jujur dan amanah merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan. Selain itu, kasih sayang, kesabaran, dan sikap saling menghormati harus terus dipelihara untuk memperkuat persaudaraan serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kecintaan kepada Rasulullah, lanjutnya, juga perlu dibuktikan melalui amal nyata, tutur kata yang santun, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap masyarakat semakin menghayati ajaran Islam dan menerapkan akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperkuat moral, persatuan, dan semangat kebersamaan dalam mewujudkan Aceh Singkil yang religius, harmonis, dan bermartabat.

Tutup Iklan