Iklan

Jumat, 16 Oktober 2026, 00.40.00 WIB
ACEH SINGKIL

HIPMASIL Dukung Langkah Bupati Oyon, Masyarakat Diminta Kawal Pencairan Jadup

Iklan

Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Singkil (HIPMASIL), Amsyardin Maulana Putra, (Istimewa)


ACEH SINGKIL— Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Singkil (HIPMASIL) Banda Aceh–Aceh Besar, Amsyardin Maulana Putra, mendukung langkah Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, yang mendatangi Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk memperjuangkan kepastian bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat terdampak banjir.


Amsyardin mengapresiasi upaya pemerintah daerah tersebut. Menurutnya, langkah itu menjadi bagian dari perjuangan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan hak bantuan yang mereka nantikan.


Dia berharap komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dengan pemerintah pusat terus diperkuat agar proses penganggaran hingga penyaluran Jadup segera mendapatkan kepastian.


"Kami memahami keresahan masyarakat yang hingga saat ini masih menantikan kepastian bantuan Jadup. Namun, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi," ujar Amsyardin dalam keterangannya.


Di tengah belum adanya kepastian waktu pencairan, Amsyardin mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang belum jelas kebenarannya.


Dia mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan sikap bijak, menjaga persatuan, serta bersama-sama mengawal proses pencairan bantuan tersebut.


Menurut Amsyardin, sikap sabar bukan berarti masyarakat harus berdiam diri atau mengabaikan hak-haknya. Masyarakat tetap memiliki peran penting dalam mengawasi proses pencairan agar berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.


"Yang perlu kita lakukan sekarang adalah mengawal proses ini bersama-sama. Kita berharap pemerintah pusat dapat segera memberikan kepastian dan mempercepat proses penganggaran, sehingga bantuan Jadup dapat segera disalurkan," katanya.


Dia menegaskan, perhatian saat ini perlu diarahkan pada percepatan proses penganggaran di tingkat pemerintah pusat. Setelah bantuan dicairkan, masyarakat juga diharapkan turut mengawasi penyalurannya agar benar-benar diterima oleh warga yang berhak.


Amsyardin turut mengajak tokoh pemuda, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif. Dia berharap perbedaan pandangan tidak menjadi alasan untuk memecah persatuan, melainkan menjadi dorongan untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat Aceh Singkil.


HIPMASIL, lanjutnya, mendukung perjuangan pemerintah daerah dalam mengupayakan kepastian Jadup. Pada saat yang sama, masyarakat tetap perlu diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi secara kritis dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.


"Persoalan Jadup ini menyangkut kebutuhan dan keberlangsungan hidup masyarakat yang terdampak bencana. Karena itu, mari kita kawal bersama dengan kepala dingin, tetap kritis, dan mengedepankan kepentingan masyarakat," tutup Amsyardin.


Dia berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian terkait proses penganggaran sehingga bantuan Jadup dapat disalurkan secara adil, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat Aceh Singkil yang berhak menerimanya.

Close Tutup Iklan