Iklan
![]() |
| Masyarakat Unjuk Rasa di Pabrik PT PLB Aceh Singkil (Istimewa) |
Aceh Singkil – Persoalan antara masyarakat dan PT Perkebunan Lembah Bakti (PLB) di Kabupaten Aceh Singkil belum juga menemukan titik penyelesaian. Setelah mediasi yang berlangsung sejak sore hingga malam sebelumnya belum menghasilkan keputusan, massa kembali bergerak dan melakukan aksi di sekitar pabrik PT PLB.
Massa diketahui berkumpul dan melakukan unjuk rasa di pintu masuk pabrik. Aksi tersebut bahkan sempat berdampak terhadap aktivitas operasional perusahaan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, operasional pabrik PT PLB sempat berhenti sekitar satu hingga satu setengah jam karena massa berada di sekitar akses pintu masuk pabrik.
Setelah beberapa waktu, massa kemudian membubarkan diri dari lokasi. Namun, pembubaran tersebut belum menjadi akhir persoalan karena belum ada keputusan konkret terkait tuntutan masyarakat maupun penyelesaian konflik dengan pihak perusahaan.
Massa Bergerak ke Afdeling Charlie
Situasi kembali berkembang setelah massa disebut bergerak menuju Afdeling Charlie.
Di lokasi tersebut, muncul rencana masyarakat untuk melakukan panen langsung terhadap tanaman sawit yang berada di areal yang disebut sebagai HGU PT PLB.
Namun, rencana tersebut pada akhirnya tidak terlaksana.
Pergerakan massa di sejumlah lokasi tersebut mendapat pengawalan aparat keamanan Aceh Singkil. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gesekan serta menjaga situasi tetap kondusif.
Persoalan antara masyarakat dan PT PLB sebelumnya telah menjadi sorotan menyusul adanya klaim dan tuntutan masyarakat terkait lahan yang disebut berada dalam areal HGU perusahaan.
Mediasi yang dilakukan diharapkan dapat menjadi jalan keluar. Namun hingga kini, belum ada hasil yang benar-benar mengakhiri persoalan tersebut.
Belum Ada Keputusan
Hingga Senin (24/8/2026), belum diketahui secara pasti langkah penyelesaian selanjutnya. Belum ada keputusan yang menjadi kesepakatan bersama antara masyarakat dan PT PLB.
PENAACEH masih berupaya mendapatkan informasi utuh mengenai perkembangan terbaru di lapangan, baik dari aparat keamanan, pihak PT PLB maupun Keuchik Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara.
Hingga berita ini diterbitkan, keterangan resmi dari pihak-pihak tersebut terkait hasil mediasi dan perkembangan terakhir belum diperoleh.
Situasi ini membuat persoalan warga dan PT PLB masih menggantung. Jika tidak segera ditemukan titik temu, bukan tidak mungkin dinamika di lapangan kembali berlanjut.

Tutup Iklan