Iklan

Rabu, 20 April 2022, 19.39.00 WIB
ACEH SINGKIL

Kondisi Jalan Kampung Guha Memprihatinkan, Anggota DPRK Aceh Singkil Ini Minta Diusulkan Prioritas DOKA 2023

Iklan




PENAACEH Singkil- Berkurangnya pagu Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (TDBH Migas) dan Dana Alokasi Khusus (DOKA) tahun 2023 menjadi Rp 24 Miliar membuat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pusing tujuh kali keliling.


Bagaimana tidak, program yang semula Rp 45 Miliar lebih telah disusun terpaksa dilakukan penyesuaian kembali, belum termasuk program pokok pikiran/aspirasi anggota DPRK.


"Item rencana kegiatan bersumber dari dana TDBH Migas dan DOKA telah kita susun sesuai aspirasi dari Dinas. Untuk itu mohon petunjuk atau masukan sebelum di sepakati bersama,"Kata Kepala Bappeda Aceh Singkil, Ahmad Rivai dalam rapat penyesuaian kembali pagu dan prioritas usulan program kegiatan DOKA antara Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) dengan DPRK, di Gedung DPRK Aceh Singkil, Senin 18 April 2022.


Melihat dari data program kegiatan yang telah di susun aspirasi dewan belum tertampung maka usulan yang di sodorkan TAPK dimentahkan DPRK kembali. Hampir semua dewan protes karena belum tertampung aspirasi kegiatan di daerah pemilihan mereka.


Lesdin Tumangger sejak awal meminta perbaikan jalan Desa Guha  (Kecamatan Simpang Kanan) yang cukup memperihatinkan susah di lintasi kendaraan namun tereliminasi karena faktor pagu minim dan lebih mengedepankan program lain. 


Dalam kesempatan itu Ahmad Rivai mengaku bahwa ketersediaan pagu yang sedikit diharuskan pengurangan kegiatan salah satunya jalan usulan Lesdin Tumangger tersebut. "Untuk infrastruktur di PU sendiri hanya dapat tertampung Rp 5 Miliyar,"Katanya.


Mendengar pernyataan itu Lesdin Tumangger masih berharap agar aspirasi masyakarat yang di sampaikan ke dirinya itu dapat menjadi prioritas sebelum disepakati bersama. 


"Kalau boleh jujur setelah saya baca usulan yang telah di susun ini, perbaikan jalan Guha lebih prioritas karena jalannya cukup parah seperti bukan jalan desa, Untuk itu saya memohon agar di masukkan kembali dalam usulan DOKA 2023,"Katanya.


Usulan Lesdin Tumangger tersebut saat ini di laporkan akhirnya di akomodir pihak Eksekutif sebagai program prioritas DOKA 2023 Rp 500 juta.  "Informasinya demikian," Kata Lesdin Tumangger Rabu (20/4/2022).

Close Tutup Iklan